Nazwa Blogger
Tentang uploadtan sesuatu yang aku kerjakan disini, ikutilah agar tidak ketinggalan pembaruan berita! Tentang proyek mandiri chat Fla Roti, gambar hiburan tradi/modern, 3D model, desain, dan masih banyak lagi. Lihat media terhubung lainnya di Instagram dan Facebook
Rabu, 18 Februari 2026
Tutorial Sederhana Bermain MYSELF
Catatan Perjalanan YosDress (Beta v0.1)
Rabu, 11 Februari 2026
Doa Tidak Sama Dengan Pikiran
Tulisan ini sebagian hasil generative AI
Dalam Islam, pikiran bukan doa.Pikiran belum dicatat.Yang dicatat adalah niat yang disadari, ucapan, dan perbuatan.Maka menjaga pikiran itu penting, bukan karena ia doa,tapi karena ia pintu ke niat.
“Pikiran = doa” (tidak tepat secara syariat)
- Dimohonkan
- Diucapkan (lisan)
- Atau diniatkan secara jelas sebagai ibadah
QS. Ghafir 40:60“Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan…”
Pembedaan yang BENAR: pikiran - niat - ucapan - perbuatan
a) Pikiran lintas (khathir)
- Datang dan pergi
- Belum dicatat
- Tidak berdosa dan tidak berpahala
QS. Qaf 50:16“Kami mengetahui apa yang dibisikkan oleh jiwanya…”
“Sesungguhnya Allah memaafkan umatku atas apa yang terlintas di hati mereka, selama belum diucapkan atau dilakukan.”(HR. Bukhari & Muslim)
b) Niat
“Sesungguhnya amal-amal itu tergantung niatnya.”(HR. Bukhari & Muslim)
c) Ucapan
QS. Qaf 50:18“Tidak ada satu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada malaikat pengawas yang siap mencatat.”
d) Perbuatan
Ini wilayah paling tegas.
QS. Az-Zalzalah 99:7–8
“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah… dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah…”
Perbuatan = konsekuensi nyata.
Jadi, bagaimana kalimat itu seharusnya dipahami?
QS. Asy-Syams 91:8–10“Allah mengilhamkan kepada jiwa jalan kefasikan dan ketakwaannya…”
Dalam Yudaisme: pikiran ≠ doa (secara literal)
- Tindakan sadar
- Diucapkan atau ditata secara formal
- Menghadap Tuhan dengan kerendahan hati
“Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, dan segenap kekuatanmu.”
Pikiran dalam Yahudi: ada kategori khusus
a) Machshavah (pikiran)
- Pikiran biasa
- Lintasan mental
- Tidak otomatis berdosa
b) Hirhur aveirah (pikiran menuju dosa)
Hirhur aveirah kashah me’aveirah“Pikiran menuju dosa bisa lebih berbahaya daripada dosanya sendiri.”
- pikiran yang dipelihara
- dibayangkan
- disengaja akan mengotori jiwa.
c) Kavanah (כוונה) – niat sadar
- Doa tanpa kavanah = kosong
- Amal tanpa kavanah = cacat
“Jika seseorang membaca doa tanpa niat, ia belum benar-benar berdoa.”
Ucapan & tindakan: yang benar-benar “mengikat”
“Apa yang diucapkan seseorang dengan mulutnya, jangan ia langgar.”
“Karena setiap perbuatan akan dibawa Allah ke pengadilan.”
Jadi bagaimana posisi kalimat “pikiranmu adalah doa” menurut Yahudi?
- Taurat
- Mishnah
- Talmud
Secara moral-populer (baru & longgar):
- Pikiran membentuk arah hidup
- Pikiran memengaruhi niat
- Maka jagalah pikiran
Dalam Islam maupun Yahudi, pikiran bukan doa.Pikiran adalah arah, bukan permohonan.Doa menuntut kesadaran, niat, dan keterarahan kepada Tuhan.Maka jagalah pikiran, bukan karena ia doa,tapi karena ia pintu menuju niat dan perbuatan.
Selasa, 10 Februari 2026
Pikiran Block Saat Mengerjakan Proyek C++: Bahaya yang Sering Diabaikan Pemula
Tulisan ini sebagian hasil generative AI
“Waduh… aku nggak punya gambaran harus nyusun kodenya seperti apa.”
Ketika Pemula Diberi Proyek: Masalahnya Bukan Kode, Tapi Gambaran Mental
- if, for, while
- int, float
- fungsi
- Bahkan sedikit class
gambaran mental tentang alur program
- Mulai dari sini
- Data mengalir ke sana
- Objek hidup sampai kapan
- Pemula menatap file kosong
- Bingung mau mulai dari mana
- Takut salah dari baris pertama
Pikiran Block adalah Zona Bahaya di C++
- Kode berantakan
- Performa buruk
- Tapi program tetap jalan
- Desain memori salah
- Lifetime objek kacau
- Pointer tidak jelas kepemilikannya
- Bug yang tidak langsung muncul
- Lompat-lompat nulis kode
- Copy-paste tanpa paham alur
- “Asal jadi dulu”
Kesalahan Umum: Mengira AI Bisa Mengganti Pola Pikir
“Kalau bingung, minta AI saja.”
- Langsung memberi struktur final
- Menyuapi kelas, fungsi, dan algoritma
- Menyelesaikan sebelum kamu paham masalah
- Kode ada
- Program jalan
- Pola pikir tidak tumbuh
- Mana data
- Mana pemilik memori
- Mana alur kontrol
- Mana titik awal dan akhir program
Dinamika Masalah Lain yang Jarang Dibicarakan
Takut Salah Lebih Besar dari Keinginan Mencoba
- Terlalu hati-hati
- Takut crash
- Takut salah desain
desain jelek yang dipahami lebih berharga daripada desain “bagus” yang ditiru.
Bingung Memisahkan “Masalah” dan “Implementasi”
- Class apa?
- Fungsi apa?
- Masalah apa yang mau diselesaikan?
- Data apa yang terlibat?
- Siapa yang mengubah siapa?
Overthinking Struktur Sejak Awal
- “C++ harus rapi”
- “C++ harus efisien”
- mikirin arsitektur besar
- padahal belum tahu alurnya
kode yang hidup lebih penting daripada kode yang sempurna
Jalan Keluar dari Pikiran Block (Khusus C++)
- Mulai dari alur, bukan file
- Tulis di kertas: input -> proses -> output
- Buat versi jelek yang kamu pahami
- Satu main.cpp
- Satu alur lurus
- Tanpa OOP dulu
- Tanya “siapa punya data ini?”
- Stack atau heap?
- Siapa yang menghapus?
- Gunakan AI sebagai cermin, bukan otak
- Minta penjelasan
- Minta alternatif
- Bukan solusi final
- Sadari bahwa bingung itu fase normal
- Bukan kegagalan
- Tapi tanda otak sedang belajar berpikir sistem
Penutup
- Kamu tidak lagi sekadar menulis kode
- Kamu sedang belajar menyusun sistem di kepala
Berpikir sebelum menulis,dan bertanggung jawab atas apa yang ditulis.
Sabtu, 07 Februari 2026
Kalau dengan AI lawan timpa string maka?
Tulisan ini sebagian hasil generative AI
AI:
-
bisa bantu menulis
-
bisa bantu menjelaskan
-
bisa bantu eksperimen
Tapi AI tidak menanggung konsekuensi runtime.
AI tidak:
-
men-debug UB yang hanya muncul di production
-
memutuskan layout memori kernel
-
bertanggung jawab saat sistem crash
Di C++ (dan apalagi OS):
Pemahaman manusia tetap penentu akhir
AI itu alat, bukan penanggung jawab.
AI, string replacement, dan realita C++
Tapi AI tidak merasakan akibatnya:
-
buffer overflow
-
stack corruption
-
crash acak
Manusia yang paham C++ langsung sadar:
// SALAH secara konseptual
Di C++, pemahaman mengalahkan generasi kode.
Mengenal Tichel
Catatan: konten teks ini generatif hasil genAI, bisa jadi salah maka silahkan kunjungi sumber (referensi) dibawah
Orang-orang menggunakan tichel, sebuah kata dalam bahasa Yiddish untuk jilbab, karena berbagai alasan yang bersifat tradisional maupun modern. Alasan utama berasal dari ketaatan beragama dalam Yudaisme, tetapi alasan lainnya termasuk mode, kenyamanan, dan ekspresi diri.
Alasan Keagamaan & Spiritual (Yudaisme)
- Kesopanan: Kebiasaan menutupi rambut dipandang sebagai tindakan kesopanan, menjaga bagian pribadi penampilan seorang wanita hanya untuk dilihat oleh suaminya secara pribadi.
- Simbol Status Perkawinan: Bagi banyak wanita Yahudi Ortodoks, mengenakan penutup kepala setelah menikah berfungsi sebagai simbol publik dari komitmen dan status perkawinan mereka.
- Koneksi Spiritual: Banyak wanita yang menutupi rambut mereka, baik yang sudah menikah maupun belum, merasakan hubungan yang lebih dalam dengan warisan Yahudi, komunitas, dan Tuhan.
- Ketaatan dan Kesalehan: Bagi sebagian orang, ini dianggap sebagai tindakan kesalehan yang penting dan ekspresi iman, meskipun tingkat kewajibannya ditafsirkan secara berbeda di berbagai denominasi Yahudi.
Alasan Menggunakan Tichel Adalah Karena Anda Harus Menikah?
- Penanda Status Perkawinan: Penutup kepala berfungsi sebagai tanda yang terlihat dari status perkawinan seorang wanita, menunjukkan bahwa dia sudah "berpasangan" atau tidak tersedia untuk pria lain.
- Tanda Kesakralan: Setelah menikah, rambut seorang wanita Yahudi dianggap sebagai area "suci" atau intim dan pribadi yang hanya diperuntukkan bagi suaminya.
- Tidak Diwajibkan Sebelum Menikah: Secara umum, kewajiban menutup rambut tidak berlaku untuk wanita lajang; kewajiban ini dimulai setelah upacara pernikahan.
- Beragam Metode: Tichel hanyalah salah satu metode untuk menutupi rambut. Pilihan lain termasuk sheitel (wig), snood (kantong kain), atau topi.
- Ekspresi Budaya: Di luar persyaratan hukum yang ketat, banyak wanita memilih untuk mengenakan tichel sebagai ekspresi pribadi dari pengabdian spiritual, keterkaitan dengan warisan budaya, atau untuk merasa "terbingkai" dan anggun.
Alasan Praktis & Pribadi
- Mode & Gaya: Tichel adalah aksesori fesyen serbaguna, tersedia dalam berbagai warna, kain, dan pola, memungkinkan ekspresi diri yang kreatif dan artistik melalui berbagai gaya pengikatan, seperti turban atau selendang elegan.
- Kenyamanan & Fungsionalitas: Mereka menawarkan alternatif yang nyaman dan ringan dibandingkan wig (sheitel) dan dapat menjadi solusi praktis untuk menjaga rambut agar tidak menutupi wajah selama aktivitas seperti berolahraga atau membentuk tubuh.
- Perawatan Rambut: Tichel digunakan untuk mengatasi kerontokan rambut akibat kondisi seperti alopecia atau perawatan medis, atau sekadar sebagai solusi mudah untuk "hari-hari rambut yang buruk".
- Pemberdayaan Pribadi: Bagi sebagian orang, memilih untuk menutupi rambut mereka adalah tindakan mengambil kendali atas tubuh dan penampilan mereka sendiri, sebuah bentuk pengembalian gaya berpakaian sopan ala feminis yang menantang norma-norma budaya.
Daya Tarik Universal
Apa Ciri Khas Programmer C++ — Pemahaman Mendalam tentang Manajemen Memori di C++
Tulisan ini sebagian hasil generative AI
Bagi pemula, belajar manajemen memori di C++ itu seperti mulai melihat isi komputer dari balik layar. Di sini, kita tidak hanya menulis logika, tapi juga sadar bahwa setiap data benar-benar menempati ruang di memori. Pointer dan reference membantu kita memahami di mana data berada, bukan hanya apa nilainya.
Secara perasaan, C++ terasa menantang sekaligus jujur. Tidak ada Garbage Collector yang diam-diam membersihkan sisa memori seperti di Java atau Python. Jika kita membuat sesuatu, kita juga bertanggung jawab untuk merapikannya. Awalnya mungkin tegang, tapi lama-lama tumbuh rasa tanggung jawab dan kontrol.
Dari sisi perabaan, bekerja dengan new, delete, atau bahkan malloc seperti memegang langsung alat kerja. Salah sentuh bisa berbahaya, tapi sentuhan yang tepat terasa presisi. Kita belajar bahwa setiap alokasi punya konsekuensi, dan setiap kesalahan bisa terasa nyata.
Dan jika didengar, C++ seperti tidak banyak bicara tapi kalau ada yang salah, ia “berisik” lewat error, crash, atau bug. Justru dari situ pemula belajar mendengarkan: membaca pesan kesalahan, memahami alur memori, dan pelan-pelan membangun kebiasaan menulis kode yang rapi dan efisien.
Pada akhirnya, manajemen memori di C++ bukan sekadar soal performa, tapi soal kedewasaan berpikir sebagai programmer (memahami apa yang kita buat, ke mana ia pergi, dan kapan ia harus dilepaskan).
Memahami Yidlang:
1. Fokus pada Kontrol dan Kepedulian Terhadap Detail
Yidlang dirancang supaya programmer tidak mengandalkan otomatisasi yang berlebihan dan benar-benar memikirkan setiap aksi yang terjadi dalam program, mirip dengan cara kita harus menangani memori secara manual di C++ (programmer harus mengontrol secara eksplisit apa yang terjadi di memori/lingkungan eksekusi, tanpa Garbage Collector).
2. Pemrograman Low-Level = Lebih Dekat dengan Mesin
Karena Yidlang berada di spektrum bahasa yang lebih dekat pada mesin (conceptually), proyek ini juga menantang programmer untuk memahami konsekuensi teknis di balik setiap keputusan kode sebuah filosofi yang sangat berkaitan dengan pengelolaan memori manual seperti pointer, alokasi, dan dealokasi di C++.
3. C++ Sebagai Dasar Implementasi
Yidlang sendiri ditulis dan membutuhkan knowledge C++ (C++17/C++20). Itu berarti konsep-konsep seperti manajemen memori, pointer, dan kontrol sumber daya menjadi relevan secara langsung dalam pengembangan Yidlang, bukan sekadar teori abstrak.
Menekankan kontrol eksplisit atas apa yang terjadi ‘di balik layar’, bukan sekadar menulis kode tanpa memikirkan efeknya.
Bahwa bahasa yang tidak mengandalkan Garbage Collector (seperti C++) juga memaksa programmer agar memahami konsekuensi penggunaan memori, ini langsung berkaitan dengan tujuan Yidlang: memaksa kehati-hatian berpikir tentang setiap aksi yang terjadi dalam program.
Postingan lainnya
Tutorial Sederhana Bermain MYSELF
Moshe sedang membawa gim bongkar pasang tradisional bermerek MYSELF. MYSELF adalah pengalaman berdandan yang terinspirasi oleh boneka kertas...
-
Perkenalkan Sigma Spiral hasil dari penemuanku ini Saya menulisnya di dalam jurnal blog setelah kemarin Saya memublikasikannya. Perkenalkan ...
-
Dalam sejarah matematika di mana sebuah ide sederhana mampu membuka jendela baru menuju pemahaman lebih dalam. Seperti yang kita kenal adala...
-
Cara bermain dengan boneka. Judul ini pasti banyak yang sepele karena bermain boneka itu gampang cuma hanya di gerak-gerakkan diputar-putar ...






