Tahap Sketsa
Masalah: Bagaimana menciptakan bentuk yang terlihat modern, memiliki kedalaman (seperti 3D), namun tetap berbasis pada struktur geometris yang kokoh?
Solusi: Penggunaan grid belah ketupat yang dimodifikasi. Menarik titik-titik sudut ke arah luar untuk menciptakan bentuk "bintang" asimetris. Ini memberikan kesan gerakan dan pertumbuhan, bukan sekadar bentuk statis.
Tahap Pewarnaan & Dimensi
Masalah: Bentuk bintang 2D seringkali terlihat datar dan terlalu umum (generik).
Solusi: Menerapkan teknik shading (bayangan) dengan kontras warna yang kuat (kuning cerah vs biru gelap). Hal ini memberikan efek "lipatan" atau dimensi tiga dimensi, yang mencerminkan profesionalisme dan ketajaman dalam desain.
Tahap Tipografi & Komposisi Akhir
Masalah: Menyeimbangkan ikon yang tajam dan dinamis dengan nama brand agar terlihat profesional dan mudah dibaca.
Solusi: Penggunaan font Tenor Sans dan Space Grotesk yang bersih dengan spasi yang lega. Penempatan teks di sebelah kanan ikon memberikan keseimbangan visual yang stabil (horizontal). Tipografi yang sederhana "menenangkan" ikon yang kompleks, sehingga brand terlihat elegan namun tetap kreatif.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar