Di kompleks taman, ada 2 orang sepasang jodoh. Mereka berjalan tenang, sepanjang taman ada ikan melompat dari titik sarang kolam lumut ke kolam selanjutnya.Sepasang gembira sedang mengayunkan tangan bersama-serentak. Salah satu pasangan berkata, "campur tangan Tuhan memang berkuasa", perempuan itu menjawab, "berkuasa atas langit & bumi".
Jalan-jalan memutari dekat blok rumah, tidak jauh dari 3 m, mereka duduk dipersimpangan. Mereka menunggu hari-hari menjadi kemerahan, semerah pipi perempuan.
Tupai berjalan membawa botol, disalurkan lewat jalur darat, musang berdiri tegak, menyeimbangkan badan dan raga; saluran kembali ke tupai. Berjalan gesit dalam penuh kepura-puraan, tupai tak lazim menancapkan kaki ke bekas pecahan beling gelas. Kakinya berdarah, botol tetap dibawa menuju ke sepasang jodoh.
Merah darah kaki tupai, semerah pemandangan wujud nyata ciptaan Tuhan. Penyerahan botol, dibawa ke ruang pernikahan. Sambutan sore di taman, bunga sore berkemekaran, tupai lompat botol terlempar. Botol melayang. HAPP.. DITANGKAP.., pria berjas itu. Gelas tidak jadi pecah.
Sore ke malam, hubungan intim. Pagi ke siang bekerja. Tidak lupa aku tulis, dan membawa ke langit tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar